30 January 2011

Sharing Tune Up Mobil Kijangku

Akhirnya kemarin ke penangkaran juga. Karena mobil Kijang tua ku ini emang benar-benar harus di-cek up. Tarikan mobil terasa agak belet dan sedikit ndut-ndutan. Pokoknya kalau dipakai makin terasa kasar dan tidak nyaman saja. Dan pastinya bbm nya makin boros dibanding saat sehat.

Jam 9 pagi dah sampai penangkaran. Belum ada orang he.he.he.e.. Ada 2-3 orang kru ERC yang masih santai dan baca koran. Beruntunglah masih kenal muka dengan salah satu kru dan jadi mulai ngobrol.
“Sudah lama mas anak-anak TKCC gak main kesini...” Begitu salah satu dari pembicaraan mereka. Dan dulu waktu pertama kali ke bengkel ini, jam segini sudah ramai.

Telp Mas Opi, ternyata beliau masih ada tamu jadi kemungkinan berangkat agak telat dari rumah. Kemarin Mas Opi berjanji akan datang ke bengkel. Enaknya kalau ada Mas Opi bisa langsung konsultasi seputar permasalahan mobil.

Tidak lama kemudian setelah menjelaskan masalah mobil dan minta di-service maka mobil mulai ditangani. Ya berharap semoga cepat selesai karena kasihan nanti dengan antrian berikutnya. Pas mobil mulai dibongkar saya tinggal ke ATM sekalian cari sarapan. Maklumlah tadi dari rumah buru-buru dan tidak sempat sarapan.

Setelah kembali dari sarapan, ternyata di penangkaran sudah ramai. Mas Royce dan teman-teman baru dari Karawang/Bandung dan berarti langsung ada 3 mobil yang nunggu antrian ditangani. Senang akhirnya teman-teman pada datang dan bisa silaturahim karena sudah lama saya tidak bertemu langsung.

Saya melongok ke mobil saya yang sedang di-servis karburatornya. Karburator dibongkar satu-satu dan dibersihkan. Spuyer-spuyernya pun di-cek apakah masih sesuai ukuran standar atau sudah ada yang aneh. Spuyer-spuyernya masih sesuai dengan standar. Sukurlah. Karena saat di-cek warna busi seperti merah bata, pertanda pembakarannya bagus. Cuma ada satu masalah yang membuat idle jadi kasar. Ini disebabkan oleh skep/gobangan pada venturi primer yang tidak bisa membuka menutup dengan sempurna. Menurut kru ERC sih tidak apa-apa. Cuma mesin menjadi agak sedikit bergetar saat posisi idle, tapi kalau mobil sudah jalan tidak berpengaruh. Walau tidak begitu berpengaruh, masalah ini juga harus diatasi.

Delco berikut CDI juga di-cek. Gap magnet disetel. Dan pengapian disesuaikan, agak dinaikkan sedikit katanya. Asal tidak sampai mengelitik.

Yang juga di-setel adalah setelan klep. Ternyata saat sebelum disesuaikan setelan klep nya ngaco alias terlalu longgar dibanding standarnya. Akhirnya di-stel sesuai standar bukaan klep.

Setelah penyetelan selesai maka sekarang saatnya untuk pengetesan. Sepintas hasilnya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Kecuali tentang idle yang tidak rata, ini masih terasa tidak ratanya tapi sudah jauh berkurang dibanding sebelumnya. Namun menurut kru ERC gobangannya harus diganti. Sementara ini belum diganti dulu karena susah mencari subtitusi yang plug n play.

Setelah menunggu lama akhirnya sensei Opi datang juga. Jadi makin lengkaplah teman-teman yg bergabung di penangkaran ini. Lanjut dengan sharing dan ngobrol ngalor ngidul. Wabilkhusus Mas Royce dan teman-teman yang memang sudah lama menunggu untuk konsultasi tentang masing-masing permasalahan mobil mereka. Agar bisa diketahui masalahnya dan secepatnya membeli part yang dibutuhkan. Tidak ketinggalan saya juga ikut konsultasi permasalahan mobil saya yang sedang ditangani. Syukurlah untuk sementara cukup dengan penanganannya.

Sekarang tinggal saatnya untuk mencoba mobil secara langsung. Mobil saya coba menyusuri jalan di seputar penangkaran, Jl. Mangga 3 di kawasan Green Ville, Jakbar. Pastinya di komplek ini jalanannya sempit dan bahkan di beberapa ruas ada yang rusak dan tergenang air. Ini membuat pengetesan jadi tidak optimal. Hanya pas ada jalan lurus yang cukup mulus bisa digunakan untuk mengetes akselerasi dan seterusnya. Hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Cuma masih ada sedikit menyendat saat deselerasi-akselerasi. Dan tentu langsung bisa diatasi. Saat ini mesin menjadi jauh lebih halus dibanding sebelumnya, akselerasi bisa responsif. Harapannya konsumsi BBM pun bisa lebih irit dibanding sebelumnya karena mesin makin efisien. Walau belum diukur secara akurat.

Untuk sementara ini mobil sudah beres dan kini saatnya pamit dari penangkaran. Terima kasih buat teman-teman dari TKCC, Mas Opi sebagai narasumber dan Mas Royce sebagai yang selalu update mobilnya dengan kaizen-kaizen terbaru dari milis TKCC. Juga teman-teman mas Royce dari Bandung. Tentu saja terima kasih kepada kru ERC yang telah dengan teliti menangani mobilku. Ini merupakan kebersamaan dan ciri khas dari interaksi teman-teman di milis TKCC.

O ya, bengkel ERC ini adalah rujukan dari teman-teman di milis TKCC. Ini dipilih karena selama ini penanganan di ERC sangat teliti dan sesuai dengan kemauan (khususnya budget) si pemilik mobil. Juga pengalaman menangani mobil yang sudah terkenal di kalangan penggemar otomotif.

Alamatnya: Jl. Mangga 3, blok G-14, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

No comments:

Post a Comment