09 January 2015

Akhirnya Pilihan jatuh ke Sony DSC WX50

January 09, 2015
Saya lagi ingin cari pengganti kamera digital sebagai pengganti kamera yang lama. Karena yang lama, Canon Powershot A580 dirasa sudah tidak memadai lagi. Disamping belum ada image stabilizer, kamera ini hasilnya mengecewakan kalau dipakai untuk memotret di malam hari atau dalam suasana kurang cahaya. Sebaliknya  kalau untuk memotret di luar ruang pada siang hari, hasilnya masih lumayan bagus. Begitulah namanya kamera yang murah meriah.

Sumber: www.sony.co.id
Inginnya tentu saja kamera yang bagus, yg mirrorless, sensor full frame, atau bahkan mungkin sekalian ke DSLR. Tapi kalau dituruti tentu ingin yang tinggi-tinggi. Untuk saat ini yang paling pokok adalah ingin kamera saku yang ada image stabiliser dan kemampuan untuk menggambil gambar dimana kurang pencahayaan. Dan yang lebih terpenting lagi sesuai dengan dana yang dipunya. Sengaja ingin kamera saku biar praktis kalau dibawa kemana-mana. Misalnya di saat jalan-jalan.

Ini yang paling penting, soal dana. Seperti nasehat seorang teman, kalau ingin membeli sesuatu, gadget misalnya yang pertama ditentukan adalah jangan spesifikasinya dulu, tapi dananya dulu yang disiapkan berapa. Baru setelah itu dicarikan spek yang terbaik di kisaran dana itu. Karena kalau dibalik, tentu akan merepotkan. Tentu saja kita menginginkan spek yang tinggi, yang kualitas bagus, tapi saat dilihat harganya tentu saja tidak murah. Bisa jadi harganya di atas kemampuan kita.


Kali ini dengan berbagai pertimbangan saya mematok dana Rp 2 juta untuk kamera baru ini. Dan saya langsung mencari referensi spesifikasi yang bagus di kisaran dana saya itu. Untungnya saat googling, langsung menemukan blog yang dengan jelas membahas hal ini. Judul postingnya review kamera saku di bawah Rp 2 juta.

Ada 3 merk kamera yang bisa dipertimbangkan untuk kisaran harga di bawah Rp 2 jutaan, menurut penjelasan di posting tadi. Yaitu Sony DSC WX50, Nikon Coolpix S6300 dan Canon Ixus 125HS. Spesifikasi lengkap bisa di klik di link nya dan berikut ini tabel perbandingan ringkasnya.

Dari pertanyaan yang masuk dan jawaban dari penulis posting di atas, sepertinya penulisnya lebih merekomendasikan ke Sony DSC WX50 dengan menyebutkan alasan spesifikasinya. Saya sementara ini setuju saja karena penulis adalah seorang fotografer, tentu lebih mengerti soal itu. Dan kalau dilihat dari gambar perbandingan spesifikasi di atas, Sony unggul di bukaan lensa yang lebih lebar dibanding Nikon dan Canon, yang tentu saja punya kemampuan menangkap cahaya lebih banyak. Disamping itu image processornya, Bionz, dan lensa Carl Zeiss juga makin bikin menarik.

Ini yang akhirnya membuat saya kesengsem dan ingin memilih Sony saja. Untuk lebih memperkuatnya, saya coba lihat hasil jepretan kamera Sony ini yang ada di Flickr.

Ternyata mencari kamera tersebut tidak mudah. Kamera itu sudah discontinue dan sudah jarang di pasaran. Saya sudah coba cari di toko-toko kamera di mall di Bekasi hasilnya nihil. Pernah juga mampir ke Pasar Baru, Jakpus, pusatnya kamera di Jakarta, juga nihil.

Masih juga belum menyerah, saya coba lewat penjualan online. Barangkali ada seller yang masih punya stok. Secara kebetulan mendapatkan info ada salah satu toko spare part dan rakitan komputer ada yang memajang di situsnya beberapa jenis kamera. Salah satunya ada Sony DSC WX50 yang saya cari. Langsung saya kontak untuk memastikan ketersediaan stok dan sekalian nego harga, barangkali masih bisa nego. Setelah sepakat harga dll, saya datang ke tokonya di Manggadua Mall, Jakut, periksa sebentar barangnya dan langsung bungkus.

Tetap saja masih ada yg terlewat. Saat sampai di rumah dan dicoba-coba, mengecek buku manual dan kartu garansi, ternyata kamera ini bukan garansi langsung dari Sony Indonesia, tapi garansi dari PT BPTM. Padahal pas saya tanyakan ke toko katanya ini garansi resmi langsung dari Sony Indonesia.

Dari baca-baca di internet, katanya kalau ada masalah dalam masa garansi disamping bisa ke service center dari BPTM, juga bisa klaim garansi langsung ke Sony Indonesia, tetapi ada beberapa syarat yang harus di-cek dulu. Tentu saya yakin dan berharap kamera ini akan baik-baik saja, baik dalam masa garansi atau setelahnya.

Saat ini kamera sudah dipakai sekitar 4 bulan dengan sekitar 1400-an shot. Di bawah ini beberapa contoh hasilnya.

Waduk Cirata

Waduk Cirata

Bunga Kamboja

Cabe pedes

Pagi yang cerah

Matahari terbit di Batukaras

Semua foto di atas tanpa diolah sama sekali. Hanya di-crop aja untuk komposisi yang pas.
logoblog

6 comments:

  1. Kamera dengan spek yang mantab tentu saja menghasilkan kualitas gambar yang oke punya, gambar Matahari terbit di Batukaras sangat bagus sekali,... sukses untuk anda

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih bang zulham. itu hanya kamera pocket aja kok :-)
      o ya, tadi berkunjung ke blog-nya. hebat informasi wisata ausralia nya... bang zulham tinggal di aussie?

      Delete
  2. Merek kamera paling aku suka ya Sony... hasil gambarnya lebih bagus...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku baru pakai sony, sebelumnya pakai canon, masih yg pocket jg. kata temen, hasil yg sony ini emang bagus2. tapi sayang, blm bisa bokeh :-)

      Delete
  3. Boleh juga referensinya nih Mas...
    Selama ini saya kamera saku merk canon. Memang rada payah di kondisi kurang cahaya.
    Ngomong2 kyaknya kita sama, pemakai kamera saku juga...hehehe
    Coba saya nyari sony juga deh. Kalau yg model dsc 50 ini sudah diskontinue, model apa ya yg sepadan?

    Salam,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pak, kita sama2 pemakai kamera saku. kalau saya sih alasannya biar praktis aja dan sesuai dengan isi saku ku :-) makanya ingin cari yg murah tapi kualitas bagus.
      ya, dsc wx50 sudah diskontinue dan di rentang harga yg sama, speknya jauh dibawah wx50 ini.
      kalau mau coba yang murmer bisa dicoba yang seri w830/850, tapi kalau mau naik tingkat ya bisa ke seri WX atau ke RX. cuma ga nahan aja harganya kalau buat kantong saya.
      agar kamera bisa ambil gambar dg bagus dalam keadaan low light, dipengaruhi jenis sensor dan juga bukaan lensa. sensor jenis CMOS lebih peka cahaya dibanding jenis CCD, demikian juga dengan bukaan lensa, semakin lebar semakin bagus. cmiw

      Delete