30 May 2012

Bunyi Kriyet-kriyet di Mobil

Mobilku kalau diajak melewati jalan yang rusak atau pas lewati polisi tidur selalu bunyi kriyet-kriyet. Bunyinya lumayan mengganggu dan menimbulkan perhatian orang lain yang berpapasan. Tapi kalau dipakai jalan yang rata tidak ada bunyi. Pun kalau dikemudikan di jalan tol juga tidak ada bunyi yang mengganggu.

Bunyi bersumber di sekitar roda depan sebelah kanan. Memang kalau jendela ditutup bunyi-bunyi tadi tidak terdengar. Tapi kalau pas jendela dibuka baru terdengar.

Awalnya pernah bunyi tapi kadang-kadang hilang dengan sendirinya. Misalanya kalau dipakai pagi, atau baru dipakai terdengar bunyi kalau melewati jalan yang bergelombang. Tapi setelah diajak jalan agak lama terus hilang suaranya. Lalu pada hari-hari berikutnya bunyi-bunyi tadi hilang. Itu sudah berjalan sekitar 1 bulan. Hingga kemarin dipakai, bunyi kriyet-kriyet itu muncul lagi. Bahkan sekarang lebih keras bunyinya. Yang paling keras adalah saat melewati polisi tidur. Tau sendiri kan sekarang ini di banyak jalanan terutama di komplek perumahan selalu dipasangi polisi tidur yang kelewat tinggi. Makin membuat lebih cepat kaki-kaki mobil rusak.

Karena merasa terganggu dengan bunyinya dan khawatir merembet kerusakannya sengaja segera dibawa ke bengkel langganan. Apalagi lagi mobil ini selalu dipakai setiap hari. Nanti kalau sampai parah kan repot. Apalagi kalau lagi dipakai jalan-jalan ke luar kota.

Setelah di-cek ternyata ada bagian kaki-kaki yang sudah aus. Karena aus, lapisan plastik yang sudah hancur mengakibatkan pergesekan antar logam. Ini yang membuat bunyi kriyet-kriyet tersebut. Nama komponen nya adalah ball joint atas atau Joint A/S Upper Ball kalau dalam bahasa Inggris seperti yang tertulis di bungkus nya. Lalu di-cek lagi komponen kaki-kaki lainnya apakah masih baik-baik saja. Ternyata masih normal semua.

Ball Joint Atas
Saat di toko sparepart ditawari barang yang orisinil atau yang tiruan. Untuk yang tiruan harganya Rp 75.000 dan yang orisinil Rp 125.000. tadinya saya mau ambil yang tiruan saja. Toh ini termasuk barang fast moving, barang yg sering rusak karena pemakaian. Tapi setelah ditimbang-timbang akhirnya memilih yang orisinal saja. Paling tidak bisa diperkirakan sampai berapa umur pakainya. Kalau pakai barang yang tiruan (kw) seperti untung-untungan. Kalau lagi dapat barang yang bagus, bisa awet seperti orisinil, tapi kalau dapat yang jelek tentu umur pakainya tidak lama.

Setelah dibongkar dan diganti spare part baru lalu dicoba. Dan hasilnya bunyi-bunyi kriyet-kriyet tadi hilang. Mobil pun jadi terasa lebih stabil dikendarai. Sebelumnya, akibat kerusakan ini, disamping timbul bunyi-bunyi, juga stir agak sedikit bergetar kalau diajak jalan.

Nah sekarang mobil sudah enak. Tinggal dipakai jalan-jalan ke luar kota lagi. O ya, mobil saya Toyota Kijang Grand Extra tahun 1994.

No comments:

Post a Comment