28 April 2012

Kopling Kijang yang Masuk Angin

Ternyata bukan hanya manusia saja yang bisa masuk angin, kopling mobil pun bisa masuk angin. Paling tidak itu yang saya alami kemarin dengan mobil kijang tua saya.

Awalnya mobil baik-baik saja. Hingga pada 25 April 2012 kemarin mobil dibawa ke Bandung untuk sebuah keperluan. Mobil memang normal, tapi saat macet sudah mulai terasa ada ketidak beresan. Yaitu kadang-kadang untuk perpindahan gigi terasa agak berat. Kopling pun diinjak terasa belum masuk, padahal injakan sudah mentok ke bawah.

Dua hari mobil dipakai di Bandung dengan kondisi seperti itu. Tapi umumnya masih bisa dipakai, cuma kadang-kadang saja peralihan gigi terasa berat. Saat dibawa pulang perjalanan Bandung - Bekasi pun dalam kondisi yang sama. Mungkin karena kondisi jalan yang lurus dan lancar hingga mobil bisa dipakai aman sampai di rumah.

Read More »

27 April 2012

Handphone Android Anda Rusak, Flash Ulang aja Sendiri

Sekitar setahun yang lalu saya pernah menulis tentang android. Yaitu “bawalah ke service center kalau handphone android anda rusak”. Kebetulan itu juga pengalaman pribadi punya handphone android murmer pada saat itu, Samsung Galaxy 5.

Di awal beli android, ROM bawaannya adalah Eclair (ver 2.1). Karena itu ROM resmi (ROM adalah istilah untuk sistem operasi di gadget, semacam Windows kalau di pc/laptop) maka semua fungsi yang standar bawaan berjalan dengan lancar. Seperti kompas, GPS dan lain-lain yang sudah ada di handphone android bisa berjalan dengan baik. Cuma ada satu kelemahan yaitu program terasa berat jalannya, jadi harus agak sabar menunggu kalau sedang loading. Secara tampilan juga terasa kaku dan begitu-begitu saja.

Karena dirasa sudah mulai melambat androidnya, dan juga mulai bermasalah, diputuskanlah untuk dibawa ke service center untuk di-flash ulang ROM nya. Intinya masalah terselesaikan dan juga gratis alias tidak bayar karena masih dalam masa garansi. Dan ini adalah pilihan yang tepat untuk membawa ke service center jika ada masalah dan masih dalam masa garansi.

Dengan berjalannya waktu, android versi baru bermunculan. Saat itu Froyo sedang ngetrend dan banyak dipakai di handphone android keluaran baru. Tampilan jauh lebih bagus, lebih tajam, berwarna warni, efek-efek yang dinamis dan tentu saja lebih cepat dari Eclair, ROM resmi dari androidku, Samsung Galaxy 5. Kabar pun bermunculan kalau handphone android lama bisa diupgrade ke Froyo yang keren itu. Tidak ketinggalan juga Samsung Galaxy 5.

Isu akan ada upgrade ke Froyo tentu membuat senang pemiliknya. Tidak tahu karena apa rencana ketersediaan ROM resmi Froyo di Samsung Center sampai berbulan-bulan tidak pernah ada kejelasannya. Walau agak lambat akhrinya tersedia juga Froyo official di samsung Center. Itu pun tidak bisa serentak. Untuk Jakarta saat itu kalau tidak salah cuma ada di 3 Samsung Center yang besar aja.

Adanya Froyo official ini membuat saya juga tertarik untuk upgrade Samsung Galaxy 5 kesayangan. Saat itu di Samsung Center Bekasi belum tersedia. Dibela-belain ke Samsung Center Pondok Indah untuk mengupgrade nya. Handphone pun berhasil terpasang Froyo. Tapi sayang, ada beberapa masalah dengan Froyo ini. Kompas ngaco, tidak bisa mengirim sms ke nomer tertentu dan battery terasa lebih boros dengan penggunaan yang sama. Sudah dicoba dibawa kembali ke service center dan dijelaskan permasalahannya. Confirm, teknisinya juga mengamini masalah yang sama tapi mereka 'nyerah' tidak bisa membuat fix permasalahan yang ada. Di-flash ulang pun hasilnya nihil. Dan ini yang membuat saya mulai merasa kecewa dengan Samsung Center tentang upgrade Froyo di Samsung Galaxy 5 saya.

Ternyata hal itu ada hikmahnya. Saya jadi mencari informasi-informasi di google seputar Froyo di Galaxy 5, yaitu apakah ada pengguna Galaxy 5 yang mengalami dengan hal yang sama. Hingga akhrinya saya tertarik dengan topik 'custom ROM' untuk Samsung Galaxy 5.

Sekarang saya punya pengetahuan baru bahwa ada “official ROM” dan “custom ROM”. Dari namanya sudah menjelaskan sendiri kalau “official ROM” adalah ROM yang dikeluarkan secara resmi oleh sang pembuat hardware dan di support olehnya, sedang “custom ROM” dibuat oleh sekelompok orang pengembang software atau pehobi. Tentu saja yang terakhir tidak di support oleh pabrikan (dalam hal ini Samsung) dan yang memberi support adalah komunitas baik pihak pengembang atau pihak pemakai yang berkolaborasi dalam sebuah komunitas untuk saling support.

Dari komunitas ini disamping banyak mendapatkan informasi baru, saya belajar secara online tentang seluk beluk men-flash ROM baru, yang kalau kita ikuti sebenarnya tidak susah-susah amat. Bahkan bisa dikatakan mudah. Karena saya yang tidak ada background teknis bisa mengikuti dengan lancar cara-cara untuk melakukan flash ROM. Maka saya mulai mencoba memasang custom ROM di Samsung Galaxy 5 saya. Yang saya coba pasang adalah ROM yang sudah teruji stabil, yaitu MadRom versi 2.0.9 buatan MAD Team (singkatan dari Motafoca Android Development Team). Proses flash saya lakukan sendiri dengan petunjuk-petunjuk yang sebelumnya saya baca. Proses flashing, akhirnya, berhasil dan saya memakai custom ROM tersebut sampai beberapa bulan. Hingga akhirnya bosan dan ingin kembali ke ROM official nya.

Lalu saya cari informasi lagi dan belajar tentang pemasangan kembali ROM official setelah android ku di-flash dengan custom ROM. Setelah mencari tahu tentang caranya dilanjut dengan mencari dimana tersedia ROM official dari Galaxy 5. Ternyata ROM yang saya cari ketemu lengkap dari versi awal hingga terakhir berikut peruntukan untuk masing-masing region nya. Bukan hanya itu, hampir semua ROM official smartphone Samsung tersedia disini. Dulu nama situs penyedia ROM official itu adalah samfirmware.com dan sekarang berubah menjadi sammobile.com. Tidak hanya disitu saja, di forum-forum lain ada juga yang menyediakan daftar ROM official untuk Samsung Galaxy 5 misalanya seperti di xdadeveloper dan madteam forum.

Bahan-bahan untuk mengembalikan ROM official sudah tersedia, tutorialnya juga sudah dibaca, sekarang tinggal prakteknya saja. Pas dicoba mempraktekkan ternyata lancar dan tidak ada kendala. Maka saat sudah bosan atau ingin kembali ke ROM official tinggal lakukan flash ulang, atau sebaliknya. Itulah enaknya dengan android dan bisa flash sendiri ROM nya.

Saat ini saya menggunakan custom ROM dari CyanogenMod 7 khusus untuk Samsung Galaxy 5 yang juga saya dapatkan dari MAD Team. CyanogenMod 7 atau biasa disingkat CM7 adalah custom ROM yang dibuat dari gingerbread yang telah dioptimasi. Cara men-flash CM7 ada sedikit perbedaan dibandingkan dengan flash custom ROM keluaran sebelumnya atau ROM official. Ada beberapa step yang harus dilalui. Tapi menurut saya masih cukup gampang untuk diikuti. CM7 yang saya gunakan versi adalah CM7 ver 2.3 + hotfix 3 yang dirilis pertengahan April 2012.

CM7 di Galaxy 5 saya terlihat lebih tajam gambarnya, lebih cepat, lebih ringan dan bagus-bagus kosmetiknya. Jauh sekali kalau dibandingkan dengan Froyo atau Eclair. Sayang sekali di CM7 tidak terpasang Swype yang support Bahasa Indonesia seperti halnya Eclair dan Froyo official.

Saya senang sudah bisa mengotak atik sedikit Samsung Galaxy 5. Hasilnya memuaskan. Dan saya sekarang akan mengatakan “handphone android anda rusak, flash ulang aja sendiri”, tidak seperti dulu yang mengatakan (eh menulis) “handphone anda rusak, bawalah ke serive center”. Tapi kalau memang masih garansi saya akan memilih untuk bawa ke Samsung Center.

Ada teman yang komentar saat saya belajar melakukan flash sendiri, ngapain repot-repot belajar seperti itu. Kalau memang ingin sesuatu yg lebih dari handphone android kita upgrade la hardware nya, misalnya mutu kamera, besarnya prosesor atau leganya memory internal. Kalau dipikir-pikir ada benarnya juga, toh umur pakai gadget sekarang rata-rata sekitar 2 tahun saja. Jadi kalau bosen dan kurang puas dengan performa tinggal ganti dengan yang baru dengan spek yang tinggi. Tapi, paling tidak saya punya sedikit pengetahuan dan pengalaman mengoprek gadget.

Gadget apa yang anda pakai sekarang?
Read More »

24 April 2012

Komentar yang berkepanjangan

Komentar pada sebuah blog adalah yang hal penting. Dengan komentar akan terjadi interaksi antara penulis dan pembaca. Antara materi bacaan dengan yg mengapresiasi. Dan yang lebih penting lagi dengan komentar dari sebuah tulisan akan memotivasi penulisnya untuk terus menulis dengan tema berbeda. Dalam batas tertentu bahkan bisa menjadi sebuah gengsi. Sebuah tulisan/blog yang banyak komentatornya adalah blog yang terkenal, banyak pembacanya dan tentu saja banyak yang mendapat manfaat dari situ.

Tentu saja kita mengharapkan komentar yang baik di blog kita. Misalnya komentar yang membangun, yang memperkaya tulisan, pertanyaan-pertanyaan yang bagus. Tidak sekedar 'saya suka', dan semacam itu. Mungkin sudah cukup diwakili di Facebook dengan like/jempol nya.

Terus bagaimana jika ada komentar yang panjang lebar di blog kita? pernahkah blog anda di salah satu tulisannya ada komentar yang panjang lebar? Kalau di blog saya belum pernah, tapi saya justru sering berkomentar yang cukup panjang di tulisan sebuah blog. Saya lupa di blog mana saja saya berkomentar seperti itu, tapi ini adalah yang terbaru.

Ini terjadi saat tersesat di blog seseorang, yang kebetulan satu kampung. Penasaran dengan tulisan-tulisannya akan seperti apa. Salah satunya yang menarik saya baca dan saya komentari dengan panjang lebar adalah tulisan tentang slow rock di tahun 90-an. Saya terusik untuk berkomentar karena: pada tahun itu emang saya juga suka musik-musik slow rock dan masa kecil dan musik yg saya dengar saat di kampung.

Saya sertakan komentar yang saya maksud karena bentuknya sudah seperti tulisan tersendiri dan bukan sebuah komentar. Ini lah:

membaca tulisan di atas mengingatkan saya akan dua hal: musik slow rock di era 90-an dan masa kecil saya di jember. tentang slow rock jaman itu, lagu2 yang saya nikmati kebanyakan dari lady rocker indonesia seperti nicky astrea, nicky ardilla dan beberapa lady rocker yang gayanya mirip2 dua rocker sebelumnya. dan kenangan yang paling indah adalah sering mendengarkan "bintang kehidupan" nya nike ardilla saat ada class meeting dan menarik perhatian salah satu cewek kelas 1 sma. itu terjadi di th 1991 saat saya sma di bekasi. tragisnya cinta saya ditolak dan saya ga tahu apa alasannya. mungkin saya bukan tipe nya dia he he he. sejak itu, dah bahkan sampai saat ini kalau mendengarkan lagu2 itu, dan lagu2 slow rock yang populer di jamannya serasa membawa ingatan melayang jauh ke kisah2 jaman abg dulu dengan segala suka dukanya.

sumber mendengarkan musik saat itu adalah radio. untuk lagu pop dulu sering dengarnya di radio sonora, dg acara amkm (anda meminta kami memutar). untuk slowrock kadang2 sering saya dengar di radio ramako. dan biar ga kuper dengan lagu2 top 40 di radio prambors atau mustang. tapi tetap saja kalau mendengar "bintang kehidupan" dan lagu sejenis itu membuat hati langsung "galau" kalau anak sekarang bilang he.he.he.e...

tentang masa kecil, saya lahir dan tinggal di jember, tepatnya jember coret, di desa jombang, kec. kencong, sekitar 40 km barat daya kota jember. tahun 1989 saya lulus smp di desa jombang saya hijrah ke jakarta/bekasi untuk melanjutkan sma disana. lagu2 pada masa kecil yang saya sukai adalah pop cengeng seperti yang dinyanyikan oleh christin panjaitan, betharia sonata, nia daniaty dan lagu2 sejenis itu. sedikit lagu pop kreatif dari kla project, fariz rm, vina panduwinata dan sejenis itu. kesemuanya itu sebagian besar saya dengar dari rri jember. radio swasta seperti suara akbar, suara kartika dan rkpd jember kurang tertangkap bagus di desa saya. harus membuat antena dari bambu yang tinggi untuk bisa menangkap siaran2 radio lainnya.

satu lagi, ada lagu2 terpaksa harus kita dengar. yaitu lagu2 dari rhoma irama dan kosidah nasyida ria yang diputar saat orang punya hajat atau ada pengajian. anda pasti tahu kalau di desa kalau punya hajat saat itu dengan memutar lagu2 tadi dengan pengeras suara (toa). walhasil dari pagi sampai malam bang haji dan nasyida ria selalu mendominasi.

begitulah ternyata lagu2 jaman dulu dan cerita masa kecil, kalau kita ingat2 akan membawa kita seakan2 kita kembali lagi ke masa lalu yang indah, pahit, sedih dan tentu saja tetap indah untuk dikenang.

o ya, salam kenal ya mas, maaf komentarnya kepanjangan. sampeyan di jember kan? kalau aku dulu lahir dan abg di jember, sekarang tinggal di bekasi/jakarta.
Read More »

22 April 2012

Menulis lagi

Akhirnya sempat menulis lagi di blog ini setelah sekian lama terlantar tidak diisi dengan tulisan baru. Sebenarnya tidak benar-benar ditelantarkan. Masih sering dibuka, dibaca, balas komentar atau pertanyaan yang masuk. Tapi memang tidak sempat untuk menambah tulisan. Dan itu sudah berbulan-bulan. Terlalu lama rasanya menunda ingin menulis lagi.

Kenapa tidak bisa/sempat menulis? Bermacam-macam alasan. Sibuk pekerjaan, tidak ada waktu khusus, waktu diprioritaskan untuk keperluan lain, tidak bisa konsentrasi, dan segudang alasan lain kalau memang mau dicari-cari. Sebenarnya kalau mau menyempatkan beberapa menit saja mestinya bisa menghasilkan tulisan. Walau misalnya tentang yang ringan-ringan saja. Tapi itu tidak terjadi dan menulis tinggal tersisa di keinginan saja. Tidak sampai pada tindakan. Masih mendingan, daripada tidak ada keinginan menulis sama sekali.

Apakah kesulitan materi tulisan? Rasanya tidak juga. Banyak hal yang ingin dituliskan dari mulai tanggapan tentang pemberitaan di media massa, kejadian menarik di sekeliling kita, sharing tentang pekerjaan, hobi atau sekedar berbagi tips dan trik tentang suatu hal. Ada juga beberapa pengalaman perjalanan ke obyek wisata, kebetulan memang senang jalan-jalan kalau ada kesempatan dan dananya, yang ingin dituliskan tapi belum juga terlaksana menulisnya.

Kenapa? Sebenarnya alasan2 di atas sudah menjawabnya. Tapi sebenarnya yang saya alami tidak sepenuhnya seperti itu. Yang paling pokok adalah malas, menunda dan tidak termotivasi. Walau kendala2 di atas dan mungkin masih bertambah lagi alasan kita tidak bisa menulis, kalau kita bisa melawan rasa malas alias menjadi rajin, tidak menunda untuk menulisnya dan lakukan secepat mungkin dan tetap mencari suasana agar tetap termotivasi menulis, niscaya akan menghasilkan sebuah tulisan.

Contohnya adalah tulisan ini. Betapa memulai menulis lagi setelah berbulan2 tidak terlaksana adalah hal yang berat. Tapi dengan dipaksa, menuliskan sekarang juga, akhirnya sedikit2 timbul motivasi. Hasilnya adalah tulisan ini. Walau tidak/kurang bagus, paling tidak sudah ada hasil tulisan. Harapan saya, dengan tulisan ini bisa membuka ada tulisan-tulisan baru di blog ini.

Anda setuju dengan pendapat saya?
Read More »