23 February 2011

Problem transfer file via bluetooth di Ubuntu Maverick Meerkat

Saya senang memindahkan apa yang ada di gadget ke laptop saya menggunakan bluetooth. Contohnya misalnya beberapa draft tulisan untuk blog ini saya buat di handphone android saya dengan metode menulis cepat. Lalu saya pindahkan ke laptop untuk diedit dan finishing akhir sehingga menjadi tulisan. Foto-foto untuk blog ini juga demikian. Foto-foto sebagian saya ambil pakai handphone lalu ditransfer ke laptop menggunakan bluetooth.

Sialnya di Ubuntu 10.10 yang saya pakai secara default tidak bisa langsung digunakan untuk transfer file via bluetooth. Ubuntu bisa mengenali device bluetooth jika tersedia atau saat dipasang. Sampai pairing pun sudah bisa dilakukan. Tapi saat dicoba untuk transfer file selalu gagal.
Read More »

13 February 2011

Serambi Jazz Februari 2011 di Goethe Institute



Saya datang sekitar jam 7 malam. Menurut jadwal acara akan dimulai pada 19.30. Mudah mudahan tidak molor. Sambil menunggu saya daftar dulu mengisi buku tamu. Lalu melihat pameran buku-buku yang ada di depan pintu tempat pertunjukan sambil menunggu pintu dibuka.

Jam 19.15 pintu dibuka. Orang berebut masuk untuk mencari tempat yang enak. Menonton jazz idealnya ada di tempat yang enak agar bisa mendengarkan musik dengan seimbang. Di gedung ini saya sudah 2 kali datang. Pertama saat pemutaran film Jiffest, lupa tahun berapa dan pertunjukan yang sekarang ini.

Penampil pertama adalah David Manuhutu. Ia seorang pianis berbakat dari Bandung. Ia tampil dengan diiringi kontrabass, drum dan gitar. Maka bisa juga disebut kuartet David Manuhutu. Membawakan nomor-nomor standar jazz modern.

Read More »

Konser Ligro Trio di Bentara Budaya Jakarta

Saya benar-benar memiliki kesempatan langka akhir pekan kemarin. Ada 2 pertunjukan jazz yang bagus di Bentara Budaya Jakarta (10 Feb 2011) dan Goethe Institut (11 Feb 2011). Saya berkesempatan hadir dalam pertunjukan tersebut. Dan berikut ini adalah catatan saya tentang 2 pertunjukan tersebut yang akan saya tulis menjadi 2 bagian. Bagian pertama adalah tentang pertunjukan di Bentara Budaya Jakarta dan satunya lagi pertunjukan di Goethe Institut.

Berawal dari berita di harian Kompas sehari sebelumnya, bahwa tanggal 10 Februari 2011 akan ada pertunjukan jazz di Bentara Budaya Jakarta. Maka saya berusaha untuk menyempatkan hadir. Sebenarnya sudah sering mendengar kalau Bentara Budaya secara rutin menggelar pementasan jazz dan juga pemutaran film. Tapi karena waktu tersita untuk pekerjaan, makanya tidak sempat hadir.

Saya hadir tepat jam 7 malam. Sekitar 30 menit sebelum pertunjukan dimulai menurut jadwal. Penonton sudah mulai berkumpul. Sebagaian masih ngobrol ngobrol di gerbang Bentara Budaya. Dan sebagian lagi sudah menempati kursi yang disediakan.

Read More »

03 February 2011

Tidak Ada Hujan pada Imlek Tahun Ini

Sedari pagi saya menunggu-nungu hujan. Karena biasanya saat hari raya imlek selalu hujan. Kadang-kadang dari pagi buta hingga petang hujan tidak ada hentinya. Waktu kecil dulu, saya ingat orang tua pernah mengatakan, “Sedino udan terus, sak iki riyayane wong cino” (seharian hujan terus, karena sekarang adalah hari raya orang cina). Menurut kepercayaan orang cina bila pada hari imlek hujan, apalagi deras dan terus menerus itu pertanda bagus. Berarti pada tahun ini sampai ke depan rejeki akan lancar seperti turunnya hujan.

Saya masih menunggu hujan. Hari sudah semakin siang. Tapi mendung yang tadinya tipis tapi lama-lama sudah mulai jarang. Matahari pun sesekali menampakkan sinarnya. Saya akhirnya mencari berita tentang ramalan cuaca. Diprediksikan bahwa hari raya imlek ini akan diguyur hujan ringan.
Tapi kapan? Karena sampai siang terlihat cuaca bukan makin suram, tapi makin cerah.
Read More »

Makan Gudeg di Pawon Bulies

Sebenarnya sudah lama ingin makan gudeg. Tapi mencoba mencari-cari di seputaran rumah, belum menemukan tempat untuk dicoba. Pernah suatu ketika, karena saking kepinginnya, mencoba browsing di internet dulu, tapi pas alamatnya dicari ternyata sudah tidak ada. Ini kejadian pas mencari gudeg yang ada di Jl. Bintara Kranji Bekasi. Walhasil tidak dapat gudeg, malah masuk ke kawasan perumahan yang macetnya minta ampun.

Malam ini pun coba-coba mencari-cari lagi. Kali ini tujuannya adalah di kawasan Pekayon – Kemang Pramata Bekasi. Kebetulan daerah sini cukup ramai sehingga kemungkinan akan dapat lokasi. Penyusuran dimulai dari ujung Jl. Pekayon dekat pom bensin Petronas ke arah dalam. Tapi tidak ada tanda-tanda menemukan tempat gudeg. Akhirnya dicoba masuk ke kawasan Kemang Pratama. Mencoba masuk di belakang ruko-ruko yang ramai dengan tempat makan. Memang disini banyak tempat makan baik yang kaki lima atau pun resto/cafe.
Read More »